istilah-internet

PEMOGRAMAN WEB J2EE DAN KONSEP Client-Server

Assalamualaikum Wr Wb.

Pada kali ini admin akan memposting tentang Pemograman Web J2EE dan konsep Client-Server.

 

A. Karakteristik Pemrorgaman Web

Jika kita berbicara tentang pemrograman web maka ada beberapa karakteristik yang sangat melekat padanya. Karakteristik-karakteristik tersebut adalah sebagai berikut.

  1. Teknologi Netral

Pemrograman web dibangun untuk memenuhi kebutuhan dari user/client yang memiliki teknologi netral. Maksud teknologi netral adalah teknologi yang digunakan oleh user/client bermacam-macam. Teknologi netral tersebut dapat berupa bermacam platform yang berjalan pada sisi client, contohnya Windows, Linux, Mac, dan lainnya. Dari teknologi yang bermacam-macam ini, user/client diharapkan bisa mengakses web yang diinginkan.

  1. User/client Tidak Perlu Sistem Operasi yang Khusus

User/client cukup menggunakan sistem operasi yang mereka miliki untuk mengakses web tanpa sistem operasi khusus yang harus diinstal.

  1. User/client Hanya Butuh Browser dan Internet

Untuk mengakses web, user/client cukup hanya dengan menginstal aplikasi web browser ditambah dengan koneksi internet tanpa software atau aplikasi tambahan lainnnya.

  1. User/client tidak Berperan Mengupdate Program

Update program hanya dilakukan pada sisi server, bukan pada sisi client. Jadi, user/client cukup menerima hasil update-nya, tanpa perlu ikut berperan dalam proses peng-update-tan di dalamnya.

B. J2EE

J2EE adalah sebuah spesifikasi bukan produk yang berwujud nyata. Memiliki fungsi sebagai enterprise yang berbasis komponen. Komponen yang dimaksud adalah sebuah perintah pada java yang langsung dapat diguanakan dengan fungsi yang dimiliki masing-masing komponen. Contoh : import.swing.JOptionPane.

Komponen pada J2EE

Komponen J2EE merupakan unit-unit yang program yang masing-masing memiliki fungsionalitas. Terdiri dari :

  1. Client dan Applet, yang merupakan komponen yang berjalan pada Client
  2. Web, merupakan java servlet dan java server yang pages yang berjalan pada server
  3. Enterprise JavaBeans (EJB) yang merupakan bisnis komponen dan berjalan pada server

 

  • J2EE Container

download

Penjelasan :

  1. J2EE Servermerupakan server dari J2EE yang menyediakan 2 container yaitu : Web Container dan EJB Container
  • Web Container adalah web server berbasis java yang menampung komponen web  serta melakukan pengelolaan dan eksekusi terhadap JSP Page dan komponen pada servlet.

Beberapa pembuat Web Container antara lain:

–   Free software: Apache Tomcat, JResin, Jetty, Sun Glassfish

–   Sun SJSAS, JBoss, IBM Websphere, Oracle Weblogic.

Web, seperti servlet dan JSP. Terdiri dari file-file class servlet atau file-file class yang       dibutuhkan JSP, file gambar, file HTML, dan deskriptor dari web deployment. Package   yang digunakanbiasanya adalah WAR dengan ekstensi file .war.

 

Bagian dari web container :

– Servlets
Teknologi Servlet adalah teknologi utama pada java untuk menambahkan fungsi ke server yang digunakan untuk merespon permintaan dari model. Mempunyai kemampuan untuk membaca kumpulan data yang diminta oleh server dan menghasilkan response yang dinamis yang berdasarkan pada data tersebut, servlet tidak terbatas pada kondisi HTTP.

–    Java Server Pages (JSP)

JSP seperti HTML. Menghasilkan keluaran dengan cara lain pada pemograman Java seperti : mencetak karakter String ketika mengeluarkan output, dalam hal ini HTTP-response, sangat complex dan sangat sulit untuk melakukan proses encode HTML melalui penggunaan String literal.

 

  • EJB (Enterprise Java Beans) Container

Model komponen berbasiskan container yang dapat didistribusikan dan menangani pengelolaan container  pada komponen Java. Client dari  aplikasi  EJB  adalah  aplikasi lain,  bukan end-user. Biasanya digunakan untuk lingkup bisnis

EJB, terdiri dari file-file class dari enterprise bean dan deskriptor dari EJB deployment. EJBbiasanya menggunakan package berupa JAR dengan ekstensi file .jar.

  1. Aplikasi Client

Memiliki fungsi untuk memberikan pelayanan terhadap client. Terdiri dari file class client dan deskriptor client.

  1. Applet Container

Memiliki fungsi untuk melakukan pengaturan terhadap applet, mengelola, serta mengeksekusi applet. Terdiri dari browser web dan Java Plug-in yang berjalan secara bersama-sama

 

  • J2EE Component And Container 

images

 

Penjelasan :

  1. JMS (Java Messaging Service)

Memberikan suatu API yang umum dan framework yang membuka pengembangan aplikasi-aplikasi messaging yang portable dalam bahasa pemrograman java. JMS API mendukung model-model pemrograman messaging yang umum pada saat ini.

  1. JNDI ( Java Naming and Directory Interface )

JNDI adalah API Java untuk naming service dan directory. Naming service atau layanan penamaan adalah sebuah layanan yang menyediakan pembuatan nama standar untuk satu kumpulan data. Konsep kunci untuk mengingat sebuah naming service  yaitu bahwa jndi menyediakan  nama unik untuk setiap entri yang didaftarkan, yang dinamakan dengan binding.

  1. JTA (Java Transaction API)

Berguna untuk implementasi aplikasi distribusi secara tradisional

  1. Java Mail

Menyediakan framework platform independence dan protokol independence untuk membangun aplikasi Java berdasarkan mail

  1. RMI- IIOP (Remote Method Invocation over the Internet Inter-ORB Protocol)

IIOP pada CORBA, ORPC pada DCOM, atau JRMP pada Java RMI) untuk mengirimkan pesan (message) ke server. Internet Inter-ORB Protocol (IIOP) merupakan protokol jarak jauh yang mendasari.

  1. JDBC (Java database connectivity)

Berfungsi untuk mengakses sistem database manajemen. JDBC memiliki beberapa kegunaan, yaitu membantu programmer untuk koneksi dengan data source, membantu mengirimkan query dan update statements ke database, dan menerima serta memroses hasil yang didapatkan dari database sesuai dengan query yang diberikan.

C. Client – Server

1. Prinsip Kerja Web Server

Web server adalah software yang berfungsi untuk melayani dan menerima request dari client melalui sebuah web browser. Web server juga merupakan sebuah teknologi informasi yang akan memastikan informasi request dari client tersampaikan ke server.

Web server akan mencarikan data yang direquest oleh client, kemudian mengirimkan data tersebut melalui web browser untuk diterima oleh server.

Untuk lebih sederhananya, prinsip kerja web server dapat dilihat pada gambar berikut.

cs

Awalnya client akan merequest data ke server melalui web browser. Lalu data yang dikirimkan diterima oleh web server yang terdapat pada server yang dituju. Saat data tersebut sudah diterima, web server akan mencari apakah data tersebut ada atau tidak pada server yang dituju tadi. Jika data yang direquest tersebut ada di severnya, maka web server akan mengirimkan respon ke client data yang direquest. Jika data yang direquest tidak ada, maka web server akan mengirinkan respon data tidak ditemukan. Protokol yang digunakan oleh cloent dan sever untuk mengirimkan request dan memberi respon adalah HTTP request dan HTTP response.

2. Istilah Umum pada Client Server

a) HTML

HTML adalah bahasa yang diimplementasikan menjadi sekumpulan file text yanh berisi instruksi/perintah program agar web browser menampilkan sebulah halaman web. Instruksi yang dituliskan sudah memiliki standarisasi oleh lembaga yang disebut W3C (World Wide Web Consortium) sehingga berlaku untuk semua developer.

b) HTTP

HTTP adalah protokol yang digunakan untuk melayani proses yang dilakukan oleh client dan server sehingga dapat saling berkomunikasi. HTTP terbagi 2 yaitu HTTP request dan HTTP response.

HTTP Request –> HTTP request berfungsi untuk membaca dan menjelaskan permintaan pesan yang dikirimkan oleh client. Contoh method HTTP request adalah GET dan POST.

  •  Method GET –> Method HTTP request yang akan menampilkan value-value yang diinputkan oleh user pada alamat URL.
  • Method POST –> Method HTTP request yang akan menampilkan value-value yang diinputkan oleh user pada alamat URL.

HTTP Response –> HTTP response berfungsi untuk merespon request yang dikirimkan oleh client. Pada HTTP response terdapat beberapa kode angka yang memiliki arti respon terhadap request. Berikut adalah kode0kode angka tersebut.

Keseluruhan Kode Kode yang Terdefinisi Kategori
100 – 199 100 – 101 Informasional
200 – 299 200 – 206 Sukses
300 – 399 300 – 305 Redirection
400 – 499 400 – 415 Kesalahan Client (file not found)
500 – 599 500 – 505 Kesalahan Server

c) Web Browser

Web browser adalah aplikasi interface yang berjalan pada sisi clinet sebagai penghubung antara client dan server. Agak dapat terhubung satu sama lain, maka dibutuhkan koneksi internet.

d) Web Server

Web server adalah software yang berfungsi untuk melayani dan menerima request dari client melalui sebuah web browser. Web server biasanya terdapat pada server agar dapat menjalankan fungsinya. Beberapa contoh web server adalah Apache, GlassFish, Microsoft IIS, Zeus Web Server. Pada web sever terdapat beberapa fitur standar yaitu HTTP, Logging, Virtual Hosting, pengaturan bandwidth, dan otentifikasi.

e) URL

URL adalah kependekan dari Uniform Resource Locator yang memiliki fungsi untuk menunjukkan alamat suatu sumber dari data yang ada di internet. Biasanya URL berupa serangkaian karakter yang biasanya juga disebut domasin name.

 

sumber :

  1. https://id.wikipedia.org/wiki/Pemrograman_web
  2. http://rentagultom.blogspot.co.id/2015/04/pertemuan-2-pemrograman-web-j2ee-konsep_63.html
  3. http://aldiekawahyu.blogspot.co.id/2014/01/istilah-istilah-umum-pada-internet.html

 

Barakallah buat penulis di web diatas

Categories: Uncategorized

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *